DISUSUN OLEH:
1.
ERVINA
WAHYUNINGTIYAS NIM:
5.15.04.11.0.041
2.
DIAN TRIANA
SUKAMWATI NIM:
5.15.04.11.0.033
3.
ILHAM
RAHMANTOKO NIM:
5.15.04.11.0.057
4.
DAMAS RIZKY
VIRATAMA NIM: 5.15.04.11.0.030
GELOMBANG 7
MODUL 1
MODUL 1
Breadboard
digunakan untuk mengujian dan eksperimen rangkaian elektronika. Breadboard
sangat baik sekali digunakan karena rangkaian elektronika dengan mudah
dirangkai pada breadboard dengan cara menancapkannya di lubang-lubang yang
telah tersedia pada breadboard. Breadboard terdiri dari banyak lubang tempat
meletakkan komponen.
Gambar 1.1 Gambar breadboard tampak dari depan
Gambar 1.1 Gambar breadboard tampak dari depan

Breadboard
mempunyai banyak jalur logam yang berfungsi sebagai penghantar/konduktor yang
terletak dibagian dalam breadboard. Jalur logam tersebut tersusun seperti pada
gambar 2. Tiap-tiap lubang seperti pada gambar 1 saling terkoneksi seperti
jalur pada gambar 1.2.
Jalur
biru biasanya digunakan sebagai jalur untuk menghubungkan rangkaian dengan
sumber tegangan (misalnya battery), dan jalur hijau digunakan untuk komponen
Power
supply adalah perangkat keras berupa kotak yang isinya merupakan kabel-kabel
untuk menyalurkan tegangan ke dalam perangkat keras lainnya. Perangkat keras
ini biasanya terpasang di bagian belakang (di dalam) casing komputer. Input
power supply berupa arus bolak-balik (AC) sehingga power supply harus mengubah
tegangan AC menjadi DC (arus searah). Besarnya listrik yang mampu ditangani
power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.
FUNGSI
POWER SUPPLY
Power
Supply berfungsi sebagai penyuplai tegangan listrik langsung kepada
komponen-komponen yang berada di dalam casing komputer. Power Supply juga
berfungsi untuk mengubah tegangan AC menjadi DC, karena perangkat keras
komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
CARA
KERJA POWER SUPPLY
Ketika
kita menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah langkah
berikut.Power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem
start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada
motherboard, yang di sebut power good
Resistor merupakan
komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan
listrik dan arus listrik, dengan resistansi tertentu (tahanan) dapat
memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin, nilai tegangan terhadap
resistansi berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:
Resistor digunakan
sebagai bagian dari rangkaian elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan
salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari
bermacam-macam komponen dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat
dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama
dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan.
Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, derau listrik (noise), dan
induktansi.
Resistor dapat
diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit
terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, kebutuhan daya
resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus rangkaian agar tidak
terbakar.
Pengertian LED (Light Emitting Diode) dan Cara Kerjanya – Light
Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika
yang dapat memancarkan cahaya
monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang
terbuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED
tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat
memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering
kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik
lainnya.
Bentuk LED mirip dengan sebuah bohlam (bola lampu) yang kecil dan
dapat dipasangkan dengan mudah ke dalam berbagai perangkat elektronika. Berbeda
dengan Lampu Pijar, LED tidak memerlukan pembakaran filamen sehingga tidak
menimbulkan panas dalam menghasilkan cahaya.
Oleh karena itu, saat ini LED (Light Emitting Diode) yang bentuknya
kecil telah banyak digunakan sebagai lampu penerang dalam LCD TV yang mengganti
lampu tube.
Cara
Kerja LED (Light Emitting Diode)
Seperti dikatakan sebelumnya, LED merupakan keluarga dari Dioda yang
terbuat dari Semikonduktor. Cara kerjanya pun hampir sama dengan Dioda yang
memiliki dua kutub yaitu kutub Positif (P) dan Kutub Negatif (N). LED hanya
akan memancarkan cahaya apabila dialiri tegangan maju (bias forward) dari Anoda
menuju ke Katoda.
LED terdiri dari sebuah chip semikonduktor yang di doping sehingga
menciptakan junction P dan N. Yang dimaksud dengan proses doping dalam
semikonduktor adalah proses untuk menambahkan ketidakmurnian (impurity) pada
semikonduktor yang murni sehingga menghasilkan karakteristik kelistrikan yang
diinginkan. Ketika LED dialiri tegangan maju atau bias forward yaitu dari Anoda
(P) menuju ke Katoda (K), Kelebihan Elektron pada N-Type material akan
berpindah ke wilayah yang kelebihan Hole (lubang) yaitu wilayah yang bermuatan
positif (P-Type material). Saat Elektron berjumpa dengan Hole akan melepaskan
photon dan memancarkan cahaya monokromatik (satu warna).
LED
atau Light Emitting Diode yang memancarkan cahaya ketika dialiri tegangan maju
ini juga dapat digolongkan sebagai Transduser yang dapat mengubah Energi
Listrik menjadi Energi Cahaya.
logika yang mempunyai tegangan kerja 4.5 s/d 5.5 volt. Bila
batas tegangan ini dilampaui maka, IC akan rusak atau bila kurang IC tidak akan
bekerja dangan baik. IC TTL yang telah difibrikasi untung gerbang-gerbang
logika dasar antara lain :
a.
AND : 7408 d.
OR : 7432
b. NAND : 7400 e.
NOT : 7404
c. NOR : 7402, 7425, 7427 f.
EX-OR : 7486
Pengujian Gerbang Logika
3.1
Modul 1 ( 7432)
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang OR di
dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7432
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Gerbang OR
Rangkaian OR
dinyatakan dalam F= A+B, dan output rangkaian F
menjadi „0‟hanya ketika kedua input „0‟
dan F menjadi „1‟ pada nilai A
dan
B yang lain.
Hasil Percobaan gerbang logika or 2 input
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 0 DAN 1 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 1 DAN 0 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 1 DAN 1 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 0 DAN 0 maka lampu akan mati
dengan kondisi logika 0
.
.
Tabel
kebenaran gerbang Or 2 input
A
|
B
|
L1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
Hasil
percobaan gerbang Logika OR 3 input
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai sama yaitu 0 maka lampu akan Mati
dengan kondisi logika 0

gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 0 , 0 DAN 1 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 0 , 1 DAN 0 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.


gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 0,1 DAN 1 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi
logika 1.
gambar di
bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 1 , 0 DAN 0 maka lampu akan HIDUP
dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 1 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai sama yaitu 1 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika
1.
no
|
A
|
B
|
C
|
Y
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
2
|
0
|
0
|
1
|
1
|
3
|
0
|
1
|
0
|
1
|
4
|
0
|
1
|
1
|
1
|
5
|
1
|
0
|
0
|
1
|
6
|
1
|
0
|
1
|
1
|
7
|
1
|
1
|
0
|
1
|
8
|
1
|
1
|
1
|
1
|
Tabel kebenaran Gerbang OR 3
Input
3.2 Modul 2 ( 7408)
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang AND di
dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7408
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Gerbang AND
Rangkaian AND
dinyatakan sebagai F = A*B, output rangkaian F menjadi
„ 1 ‟ hanya ketika kedua input A dan B
bernilai „ 1 „ dan output F menjadi
0
pada nilai A dan B yang lainnya.
Simbol
Gerbang And
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 1 maka lampu akan mati dengan kondisi logika 0.

gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 0 maka lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 0 maka lampu akan Mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 1 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
Tabel Kebenaran Gerbang And 2
input
A
|
B
|
L1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
Hasil
percobaan Gerbang logika AND 3 Inputan
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,0 DAN 0 maka
lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,0 DAN 1 maka
lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,1 DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 0 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 1 maka
lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 0 maka
lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 1 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
Tabel Kebenaran Gerbang logika And 3 inputan
A
|
B
|
C
|
Y
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
3.3 Modul 3 ( 7404)
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang NOT di
dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7404
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Gerbang NOT (Inverter)
Rangkaian NOT
juga dikenal sebagai Inverter dan dinyatakan sebagai
F=A, nilai output F merupakan negasi
dari input A bernilai “1”, maka nilai
output
F menjadi “0” demikian sebaliknya
. Simbol Gerbang NOT
Hasil Percobaan Gerbang Logika Not 1 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 maka lampu akan MATI
dengan kondisi logika 0.
Tabel
kebenaran Gerbang Logika Not 1 input
A
|
L1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
Hasil Percobaan gerbang Not 3 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa ketika input bernilai 1 maka lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
Tabel
kebenaran Gerbang Logika Not 3 input
A
|
Y
|
1
|
0
|
0
|
1
|
3.4 Modul 4 ( 7402)
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang NOR di
dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7402
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Gerbang NOR
Rangkaian NOR
dinyatakan sebagai F = A+B , dan output F bernilai 1
ketika kedua input A dan B benilai 0 dan
output F menjadi 0 untuk nilainilai
input
yang lain.
Hasil Percobaan Gerbang Logika Nor 2 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 1 maka lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 0 maka lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 1 maka lampu akan mati dengan kondisi logika 0.
Tabel kebenaran Gerbang Logika
NoR 2 input
A
|
B
|
L1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
Hasil Percobaan gerbang Nor 3 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,0 DAN 0 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 ,0 dan 1 maka lampu akan 0 dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,1 DAN 0 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,1 DAN 1 maka lampu akan Mati dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 ,0 DAN 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika
1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 ,1 DAN 0 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
Tabel kebenaran Gerbang Logika Nor 3 input
A
|
B
|
C
|
Y
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
3.5
Modul 5 ( 7400)
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang NAND di
dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7400
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Gerbang NAND
Rangkaian NAND
dinyatakan sebagai dan
output F bernilai 0
ketika
kedua input A dan B bernilai 1 dan 1 untuk nilai yang lain..
Simbol Gerbang NAND
Hasil Percobaan Gerbang Logika NAND 2 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 0 maka lampu
akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0 DAN 1 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 0 maka lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1 DAN 1 maka lampu
akan MATI dengan kondisi logika 0.
Tabel kebenaran Gerbang Logika NAND 2 input
A
|
B
|
L1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
Hasil
Percobaan gerbang NAND 3 input
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,0 DAN 0 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,O DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 0,1 DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 0 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,0 DAN 1 maka
lampu akan MATI dengan kondisi logika 0.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 0 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
gambar di bawah menunjukkan bahwa
ketika input bernilai 1,1 DAN 1 maka
lampu akan HIDUP dengan kondisi logika 1.
Tabel kebenaran Gerbang Logika NAND 3 input
A
|
B
|
C
|
Y
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
3.6
Modul 6
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang EX OR
di dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7404,7408,7432
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Hasil Percobaan Gerbang Logika EX OR 2 input
3.7 Modul 7
1.1 TUJUAN
Untuk mengetahui parameter Gerbang EX NOR
di dalam pengoperasian aplikasinya
1.2 Alat dan
bahan
1. Project Board
2. Power Supply
3. IC TTL 7404,7400,7432
4. LED indikator
5.Resistor 220 Ω
5.
Kabel penghubung
1.3
dasar teori
Hasil Percobaan Gerbang Logika EX NOR 2 input




























































Tidak ada komentar:
Posting Komentar